Hilang untuk Menemukan


kebebasan, katanya,
tinggal di langit yang luas.
padahal aku menemukannya
di dada yang akhirnya berhenti
menyangkal dirinya sendiri.

aku pernah hidup
seperti burung yang diajari takut pada sayapnya.
terbang sedikit,
lalu bergegas kembali
karena dunia terlalu pandai
membuat seseorang merasa salah
hanya karena menjadi berbeda.

maka aku belajar mengecil,
memelankan suara,
melipat rapi mimpi,
mengurung hati
dengan senyum yang terlihat baik-baik saja.

padahal di dalam tubuhku
ada laut yang ingin memberontak,
ada angin yang terus mengetuk.

aku ingin bebas
seperti hujan yang jatuh tanpa meminta izin.
seperti ombak
yang tak pernah lelah pulang ke dirinya sendiri.
seperti langit malam
yang tetap indah
meski dipenuhi gelap.

biarkan aku hidup
dengan langkah yang mungkin tak dimengerti siapa-siapa.
biarkan aku memilih luka
yang memang kutanggung sendiri.

kebebasan bukan tentang pergi sejauh mungkin
melainkan tentang keberanian
untuk jujur kepada diri sendiri,
dan memilih untuk tidak bersembunyi.


— Amedysa, May 15th 2026

Comments

Popular Posts